Masih tersisa
Sisa-sisa putung rokok yang kau buang di asbak yang tlah ku
beri,
Tidak aku, tidak kau jua yang dapat mengartikan
Aku mendapat sepasir emosi yang kau tuang disana
Kau? Mendapat nikmat yang tak ternalar
Sedikit lagi seperti biasa aku akan menjadi budak hatimu
Hai kau sang bianglala, jangan tuduh aku atas dosa ini
Biarlah jantung angin yang akan mengakhiri ini semua
Sebuah dara mata yang tertumpah ..